Bulan: Juni 2017

Kelulusan Paket A dan Paket B di Homeschooling Metakognisi Tahun Ajaran 2016-2017 Mencapai 100%

Tahun ajaran 2016/2017 telah berakhir dan ditandai dengan kenaikan kelas serta kelulusan peserta didik PKBM atau Homeschooling  Metakognisi di Paket A, B, dan C.

Setelah kelulusan Paket C atau setara dengan SMA, maka di bulan Juni ini, PKBM Metakognisi juga meluluskan peserta didik di tingkat Paket A dan B.  Dimana Paket A atau setara dengan SD pada tahun ajaran ini meluluskan 3 peserta didik dan Paket B atau setara dengan SMP meluluskan 3 peserta didik.

Jpeg
Suasana ujian sekolah Paket B dengan peserta dari PKBM atau Homeschooling Metakognisi sebagai penentu kelulusan dari peserta didik (Homeschooling Metakognisi)

 

IMG-20170505-WA0007
Suasana ujian sekolah dari Paket A atau setara SD sebagai penentu kelulusan (Homeschooling Metakognisi)

Pengumuman kelulusan Paket B atau setara SMP dilakukan pada 5 Juni 2017 dan kelulusan Paket A atau setara SD dilakukan pada  14 Juni 2017.  Pengumuman kelulusan dilakukan di PKBM Metakognisi atau Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu dengan presentasi kelulusan peserta didik Paket A dan Paket B adalah 100%.

Kerja keras tutor dan peserta didik paket A dan B telah terbayarkan dengan kelulusan yang mencapai 100%.  Syarat kelulusan adalah perpaduan dari rata-rata nilai raport dari kelas 4-6 untuk SD atau Paket A, kelas 7-9 untuk SMP atau Paket B dan nilai ujian sekolah dengan komposisi 70% nilai raport dan 30% nilai ujian sekolah. Dimana syarat kelulusan peserta didik adalah tidak ada angka di bawah 60 untuk rata-rata semua mata pelajaran, tidak ada angka 55 atau kurang di setiap mata pelajaran, serta mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk Paket B dan USMBD untuk Paket A.

Selamat kepada peserta didik PKBM atau Homeschooling Metakognisi untuk tingkatan SMP dan SD.  Semoga sukses di tingkat yang selanjutnya! (ags/Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu)

Iklan

Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2017-2018 Homeschooling Metakognisi

Anak kesulitan belajar seperti ADHD, ADD, slow learner, manic-depressive, Dyslexia jika tidak diintervensi sejak dini maka permasalahannya menjadi komplek.  Anak kesulitan belajar yang tidak tertangani tersebut bisa comorbid dengan depresi dan masalah klinis lainnya.  Sehingga mereka tidak mampu mengikuti tuntutan dari sekolah formal.

Permasalahan tersebut akan semakin menumpuk pada usia remaja, yaitu siswa SMP dan SMA dimana dapat menjadi gangguan emosional dan perilaku.  Salah satu permasalahan tersebut adalah siswa menjadi enggan untuk bersekolah dan mengurung diri di rumah.  Bila hal ini terjadi, maka perlu penanganan yang menyeluruh dimana masalah psikologis tertangani namun pendidikannya tidak tertinggal.

Salah satu pelayananan dari Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu adalah Homeschooling Metakognisi.  Pelayanan yang diberikan adalah pelayanan menyeluruh antara terapi psikologis dan ketersedian legalitas pendidikan siswa.

Tahapan seleksi

Siswa yang bergabung di Homeschooling Metakognisi terlebih dulu dilihat permasalahan akademis dan psikologis yang dialami.  Siswa akan dites dan diobservasi terkait masalah kesulitan belajar yang yang terjadi.  Berdasarkan hasil test, observasi, dan permasalahannya seperti siswa sulit untuk mengikuti tuntutan sekolah formal, seperti kehadiran di kelas, kriteria ketuntasan minimum (KKM) mata pelajaran, ataupun permasalahan sosialisasi akan dirujuk untuk terapi secara penuh dan dipulihkan permasalahannya melalui pendidikan alternatif atau homeschooling.

Seleksi anak usia dini
Seleksi berupa test psikologi pada anak usia dini untuk melihat kesiapan belajar siswa serta gangguan yang dialami (Homeschooling Metakognisi)

Pelayanan Pendidikan

Siswa yang tergabung di Homeschooling Metakognisi akan menjalani terapi metakognitif dan terapi lainnya hingga permasalahannya menjadi tuntas.  Pembelajaran dilakukan dengan seminggu 4 kali pertemuan selama 2  – 4 jam.  Siswa akan belajar materi yang sama dengan materi yang diberikan pada sekolah formal dengan kurikulum nasional.

Siswa Homeschooling atau PKBM Metakognisi akan mendapatkan perlakuan yang setara dengan sekolah formal di tiap tingkatan yaitu SD, SMP, dan SMA.  Siswa akan dievaluasi setiap semesternya dan disajikan dalam bentuk raport.  Selain itu, siswa pada tingkatan akhir akan menempuh ujian nasional kesetaraaan Paket A untuk tingkatan SD, Paket B untuk tingkatan SMP, dan Paket C untuk tingkatan SMA, yang diselenggarakan oleh pemerintah dan mendapatkan ijasah.  Ijasah tersebut dapat digunakan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

20161102_122540
Ruang kelas dan kegiatan belajar dan mengajar dari siswa Homeschooling Metakognisi untuk tingkatan SMP da SMA (Homeschooling Metakognisi)

Profil Homeschooling Metakognisi

Homeschooling Metakognisi sudah berbadan hukum dibawah Yayasan Melani Metakognisi Indonesia sejak tahun 2012.  Ijin operasional penyelenggaraan pendidikan terdaftar dengan nomor 003/1151/317407/-1.851.33.  PKBM Metakognisi memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang terdaftar di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu P9948188.

Pendaftaran Siswa Baru.

Pendaftaran siswa baru periode 1 dibuka Mei 2017 – Agustus 2017.  Untuk pendaftaran siswa baru dapat menghubungi sdr. Agus (08561785319) atau Muhbikun (082213386726).

Ujian Pendidikan Kesetaraan Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di Homeschooling Metakognisi tahun ajaran 2016-2017

Siswa berkebutuhan khusus tetap memiliki hak untuk memperoleh pendidikan yang setara dengan siswa formal.  Namun tetap mengedepankan kesesuaian dengan kemampuan anak di mana mereka memiliki keunikan dan keistimewaan dibandingkan dengan siswa normal.

IMG-20170504-WA0008
Siswa berkebutuhan khusus dari Homeschooling Metakognisi di dampingi orang tua dan atau guru saat mengerjakan Ujian Sekolah Pendidikan Kesetaraan (Homeschooling Metakognisi)

Homeschooling atau PKBM Metakognisi telah mengakomodir siswa berkebutuhan khusus di tingkat SD dan SMP.  Di mana mereka tidak mampu bersekolah di sekolah formal karena keterbatasan fisik dan psikologisnya.  Siswa berkebutuhan khusus seperti Disleksia, Manic-Depressive, dan Cerebal Palsy dapat bersekolah dengan perlakuan khusus yaitu terapi sekaligus mendapat legalitas formal dari pembelajaran yang dilakukan.  Bahkan mereka mampu mengikuti ujian kesetaraan yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Mereka tetap mendapatkan pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan juga diterapi pada saat yang bersamaan.  Sehinga perbaikan yang terjadi beriringan dengan proses belajar dan mengajar yang berlangsung.  Siswa tidak hanya fokus kepada pelajaran, namun juga proses terapi yang dilakukan sehingga mereka dapat kembali ke sekolah formal di kemudian hari.

Ujian kesetaraan tingkat SD atau Paket A dilakukan dua tahap, yaitu ujian sekolah dan ujian nasional berbasis daerah.  Ujian sekolah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah II, yaitu oleh Seksi PAUD dan DIKMAS secara serentak bagi semua PKBM atau Homeschooling di wilayah DKI Jakarta.  Pelaksaaan Ujian dilaksanakan di SDN 01 Ragunan pada 3,4,5,6 Mei 2017.  Mata pelajaran yang diujikan pada ujian sekolah yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, PKN, IPA, IPS, Muatan Lokal. Seni Budaya, Pendidikan Kesehatan dan Olah Raga, dan Agama. Ujian sekolah Sedangkan ujian nasional berbasis daerah dilaksanakan pada 15,16, dan 17 Mei 2017 di SDN 01 Ragunan, Jakarta Selatan.  Sedangkan mata pelajaran yang diujikan pada ujian nasional adalah Bahasa Indonesia, PKN, Matematika, IPS, dan IPA.

IMG-20170505-WA0007
Ujian Sekolah Pendidikan Kesetaraan Paket A atau setara dengan Sekolah Dasar (SD) yang diikuti peserta dari Homeschooling Metakognisi di SDN 01 Ragunan, Jakarta Selatan

Sedangkan ujian kesetaraan tingkat SMP atau Paket B juga dilakukan dua tahap, yaitu ujian sekolah dan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).  Ujian sekolah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah II, yaitu oleh Seksi PAUD dan DIKMAS secara serentak bagi semua PKBM atau Homeschooling di wilayah DKI Jakarta. Mata pelajaran yang diujikan pada ujian sekolah yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, PKN, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Muatan Lokal, Seni Budaya, Pendidikan Kesehatan dan Olah Raga, dan Agama. Pelaksanaan ujian sekolahPelaksanaa UNBK dilaksanaka pada 13,14, dan 20 Mei 2017. Mata pelajaran UNBK yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, Matematika, dan PKN.

P_20170401_090500.jpg
Ujian Sekolah Pendidikan Kesetaraan untuk Wilayah Jakarta Selatan II yang diikuti oleh peserta dari Homeschooling Metakognisi untuk tingkatan SMP atau Paket B (Homeschooling Metakognisi)

Nilai kelulusan adalah gabungan dari nilai raport dan nilai ujian sekolah dengan bobot nilai 70% untuk rata-rata nilai raport dan nilai ujian sekolah memiliki bobot nilai 30%.  Kelulusan adalah tidak ada nilai 5,5 di tiap mata pelajaran serta memiliki rata-rata semua mata pelajaran di atas 6,0. Untuk tingkatan SD atau paket A, nilai kelulusan adalah rata-rata nilai raport semester satu dan dua dari kelas 4,5, dan 6. Untuk tingkatan SMP atau paket B, nilai kelulusan adalah rata-rata nilai raport semester satu sampai lima dari kelas 1,2, dan 3.

Melalui sistem kelulusan ini, maka kemampuan siswa tidak dipotret dari ujian sekolah atau ujian nasional semata.  Melainkan dengan proses dan kemajuan yang dialami oleh siswa di setiap semesternya.  Oleh karena itu tingkat kelulusan dari siswa PKBM atau Homeschooling dapat mencapai 100%. (ags/Homeschooling Metakognisi).

Kelulusan Siswa Paket C atau Setara SMA dari Homeschooling Metakognisi Tahun Ajaran 2016-2017

PKBM Metakognisi saat ini telah meluluskan 4 siswa Paket C atau setara dengan SMA.  Adapun siswa tersebut 3 orang dari program IPS dan 1 orang dari program IPA. Selain itu 3 siswa tergabung dalam Homeschooling Metakognisi Internasional dalam Kaplan Business School Preparation & Bridging Collage.

Ujian Paket C diselenggarakan dalam dua tahap, yaitu ujian sekolah yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah II dan Ujian Nasional Berbasis Komputer.

IMG-20170415-WA0011.jpg
Peserta Ujian Pendidikan Kesetaraan dari Homeschooling atau PKBM Metakognisi bersama dengan PKBM lainnya di wilayah administrasi Jakarta Selatan (Homeschooling Metakognisi)

Untuk Ujian Sekolah terdiri dari 12 mata pelajaran untuk tiap program studi.  Program studi IPA terdiri dari Komputer, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Sejarah, Bahasa Indonesia, Fisika, Kimia, Biologi, PKN, English, Matematika, dan Agama.  Program studi IPS terdiri dari mata pelajaran Komputer, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Sejarah, Bahasa Indonesia, Geografi, Sosiologi, Ekonomi, PKN, English, Matematika, dan Agama

Untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK) diadakan pada 15,16,22, dan 23 April 2017 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Kimia/Geografi, Matematika, Biologi/Sosiologi, English, Fisika/Kimia dan PKN.

IMG-20170415-WA0052
Siswa dari Homeschooling Metakognisi saat mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Paket C berbasis komputer di SMKN 15, Kebayoran baru, Jakarta Selatan (Homeschooling Metakognisi)

Siswa Homeschooling Metakognisi, selain belajar kurikulum nasional, mereka juga mengikuti program Kaplan Business School Bridging Preparation Collage.  Siswa Homeschooling Metakognisi dalam program Kaplan tersebut mempelajari subjek Geography of Business, Historical of Business, Management, Computer and Information Technology, Accounting, Economics, Mathematic of Business, Human Resources, Psychology of Consument, Business, dan Leaderships.  Mereka juga berlatih bahasa English dalam TOEFL Preparation setiap minggunya di Klinik Psikoneurologi Hang Lekiu.

Jpeg
Siswa dari Homeschooling Metakognisi Internasional bersama guru dan kepala sekolah, Dr. (candt). Melani Arnaldi, M.Psi., Psi. (Homeschooling Metakognisi)

Siswa Homeschooling Metakognisi Internasional meraih nilai bahasa Inggris yang memuaskan di ujian sekolah dan ujian nasional berbasis komputer, yaitu di atas 80 untuk ujian sekolah dan 76 untuk UNBK.

Selamat bagi lulusan Homeschooling Metakognisi dan semoga sukses!